5+ Nama-nama Alat Scaffolding & Jenis-jenisnya

articlemile.com 0
macam macam alat scaffolding

Nama alat scaffolding penting untuk pekerja ketahui apalagi mereka yang berkecimpung dalam bidang konstruksi. Scaffolding atau bernama lain perancah adalah salah satu alat yang kerap berguna dalam industry tersebut.

Adapun fungsi utama dari alat satu ini tentu agar membuat mudah para pekerja kala mereka melakukan suatu pekerjaan. Di dalam pekerjaan bidang industry konstruksi, pemasangan maupun penggunaan alat tersebut harus menyesuaikan pada standar K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Perlu anda ketahui, alat satu ini rupanya terbagi atas sejumlah jenis. Adapun jenis tersebut mempunyai fungsi tersendiri. Berikut ini terdapat bermacam jenis scaffolding yang bisa pekerja ketahui secara lengkap.

Akan tetapi sebelum mengetahui tentang jenis nama alat scaffolding ataupun perancah ini, pekerja harus tahu pengertian alat tersebut secara terperinci.

Pengertian Nama Alat Scaffolding

Pengertian umum mengenai nama alat scaffolding atau bernama lain perancah adalah suatu konstruksi berupa penyokong sementara. Pemakaian alat ini sendiri berlaku pada pekerjaan yang adanya di atas ketinggian tertentu.

Alat ini begitu berguna sebagai pendukung para pekerja. Selain itu kegunaan scaffolding juga berlaku untuk peralatan beserta jenis material lainnya kala pekerjaan masih berlangsung. Selain itu scaffolding juga kerap berguna pada sejumlah jenis pekerjaan yang skalanya cukup besar.

Pekerjaan tersebut misalnya pembangunan yang berlangsung pada gedung bertingkat tinggi. Contohnya seperti hotel, gedung perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan ataupun bangunan tingkat tinggi lainnya.

Bentuk scaffolding ini biasa berupa suatu sistem modular yang terdiri dari pipa ataupun tabung logam. Meskipun begitu, alat satu ini juga bisa menggunakan bahan lainnya. Di sejumlah negara kawasan Asia yakni Tiongkok, Indonesia bahkan Singapura penggunaan scaffolding menggunakan bahan dari bambu.

Pemilihan bahan bambu sendiri tentunya bukan tanpa sebab. Alasan utamanya adalah biaya pembuatan tergolong murah. Selain itu perancah yang terbuat dari bambu juga tahan terhadap guncangan seperti gempa.

Baca juga   Cara Menggunakan Screwdriver Set (Pengertian, Jenis & Cara Penggunaan)

Pada nama alat scaffolding tersebut juga ada jenis berbeda-beda yang dapat pekerja sesuaikan berdasarkan kebutuhan dalam pembangunannya.

Jenis Alat Scaffolding

Adapun nama alat scaffolding sendiri, juga terdiri atas sejumlah jenis yang mana menyesuaikan berdasarkan kegunannya. Jika anda termasuk pekerja bangunan tinggi, harus mengenal lebih lanjut mengenai jenis yang ada dalam alat scaffolding.

  1. Alat Scaffolding Kayu

Pada jenis scaffolding kayu umum berguna pada pekerjaan yang tidak begitu besar. Bukan itu saja, scaffolding jenis kayu ini kerap berguna dalam satu kali pemakaian bangunan saja. Jenis kayu berupa tingkat V menjadi klasifikasi dari kekuatan bahan tersebut yang kerap kali pekerja gunakan.

Meskipun begitu, jenis scaffolding kayu akan rentan mengalami kerusakan. Hal ini bisa terjadi sebagai akibat dari faktor alam maupun penyebab lainnya. Agar scaffolding kayu pekerja lebih awet, anda bisa menjaga dan melakukan perawatan tersendiri.

  • Perawatan Dengan Cara Tradisional

Langkah pertama agar scaffolding kayu lebih awet, anda dapat melakukan perawatan dengan tahap tradisional. Cara tersebut adalah dengan melakukan perendaman kayu ke dalam air dahulu sebelum pekerja gunakan untuk pembangunan. Setelah itu keringkan alat hingga tak bersisa air sama sekali

  • Perawatan Dengan Memanfaatkan Zat Kimia

Bukan hanya menggunakan cara tradisional, pekerja juga bisa melakukan perawatan dengan memanfaatkan zat kimia tertentu. Pemanfaatan zat kimia tersebut berguna supaya alat terhindar dari hewan sebagai perusak kayu. Adapun zat kimia yang bisa pekerja gunakan yaitu solar maupun oli bagian mesin.

  • Melapisi Kayu Dengan Cat Tertentu

Melapisi scaffolding kayu dengan cat tentu membuat bahan tersebut tidak dapat menyerap air dengan mudah. Apalagi saat musim hujan tiba, alat tersebut rentan terguyur hujan ataupun terendam air. Hal ini tentu membahayakan keberlangsungan alat ini.

  • Melakukan Pengaturan Pada Konstruksi Bangunan
Baca juga   Fungsi Radiator Cup Tester Dengan Tahapan Penggunaannya

Upaya satu ini bertujuan supaya nama alat scaffolding kayu tersebut tidak mudah terjangkau dari hewan perusak. Misalnya saja hewan berjenis rayap yang kerap memakan kayu dalam bentuk apapun.

Alat Scaffolding Lainnya

Selain nama alat scaffolding kayu, masih ada lagi jenis lainnya yang kerap berguna pada konstruksi. Apalagi zaman yang kian modern membuat jenis dari alat satu ini mengalami perkembangna jauh lebih mudah serta praktis dalam pembangunan

  1. Scaffolding Jenis Mobile

Nama Alat Scaffolding Beserta Jenisnya
Nama Alat Scaffolding Beserta Jenisnya

Bentuk kepraktisan yang ada dalam alat scaffolding bisa pekerja temukan pada mobile scaffold. Adapun model dari alat satu ini bisa berpindah dengan mudah kemana saja. Pasalnya alat ini lengkap dengan adanya roda yang berada di bagian bawahnya.

Kemudahan ini menjadikan mobile scaffold cocok untuk jenis pekerjaan yang umumnya kerap mengalami perpindahan tempat. Walaupun mobile scaffold tergolong praktis untuk pekerja gunakan, mereka harus memperhatikan adanya prosedur pekerjaan. Apalagi untuk pekerja yang berhubungan langsung dengan bidang konstruksi.

  1. Scaffolding Tube dan Coupler

Jenis selanjutnya yang kerap ada di bidang konstruksi bernama Tube and Coupler. Pada jenis satu ini, adalah model yang terdiri dari banyaknya batang pipa. Di mana batang tersebut saling terhubung satu dengan lainnya memakai klem ataupun baut.

Keuntungan yang bisa pekerja miliki dengan Tube and Coupler adalah sisi bentuknya mudah pekerja atur serta rakit. Sehingga alat tersebut bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan tanpa harus mengadakan scaffolding dalam jumlah banyak.

Kendati demikian, penggunaannya tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku serta tidak boleh sembarangan. Karena itulah para pekerja harus ikut serta dalam pelatihan K3. Dengan begitu pekerja bisa menghindarkan diri dari adanya resiko kecelakaan saat bekerja. Selain itu pekerja lebih memahami tentang nama alat scaffolding.

Baca juga   Cara Mengatur Timbangan Digital Tepat Akurat

Model Scaffolding Untuk Konstruksi

Rupanya nama alat scaffolding masih berbagai macam yang kerap berguna pada konstruksi bangunan. Sehingga pekerja dapat menyesuaikannya sendiri berdasarkan kebutuhan pada proses konstruksi tersebut.

  1. Scaffolding Model Frame

macam macam alat scaffolding

Adapun model scaffolding selanjutnya yang kerap berguna dalam dunia kerja khususnya konstruksi bangunan ialah Frame Scaffold. Scaffolding satu ini adalah alat yang terdiri dari frame atau berbentuk rangka dengan bahan pipa besi.

Seperti jenis scaffolding yang sudah ada sebelumnya, alat satu ini juga mudah dalam pemasangan ataupun saat pekerja bongkar.

Itulah berupa macam maupun jenis yang ada pada scaffolding atau bernama perancah ini yang kerap pekerja konstruksi bangunan gunakan. Keempat jenis scaffolding itu tentu mempunyai kekurangan maupun kelebihannya tersendiri.

Walaupun kini muncul sejumlah jenis alat scaffolding modern yang mudah dan praktis, penting untuk pekerja tetap memperhatikan mengenai Keselamatan serta Kesehatan dalam melakukan pekerjaan. Karena itulah tak heran jika para pekerja harus mempunyai sertifikat berupa K3 serta menjalankan pelatihan terlebih dahulu.

Pekerja bisa memilih tempat berisi pelatihan K3 yang sudah terbukti kompeten di bidangnya tersebut. Sehingga akan tercipta tenaga ahli konstruksi serta sumber daya manusianya sebagai pekerja yang handal.

Bukan itu saja, para pekerja juga akan memahami lebih lanjut mengenai nama alat scaffolding beserta penggunaan yang tepat. Sehingga kesahalan dalam konstruksi dapat terminimalisir sekecil mungkin.

 

Tags: