Cara Menggunakan Mesin Mini Lathe | Pengertian, Fungsi & Prinsip Kerjanya

articlemile.com 0
mesin bubut mini

Pengertian Mesin Mini Lathe

Mesin Mini lathe atau yang dikenal juga Mesin Bubut Mini adalah sebuah alat yang digunakan untuk membentuk suatu benda – kayu maupun logam atau mini lathe metal – sesuai dengan kebutuhan model yang dinginkan. Mesin ini biasanya digunakan dalam dunia pertukangan kayu dan juga dunia perbengkelan.

Cara Kerja Mesin Mini Lathe

1) Mencengkeram benda yang akan dibubut dengan sangat kuat, sehingga tidak mudah bergeser saat dilakukan pembubutan.

2) Membentuk benda yang akan dibubut  sesuai dengan kebutuhan model.

3)Mampu membuat bentuk dengan sangat cepat, sesuai dengan keinginan operatornya.

4) Bekerja dengan cara berputar sangat cepat dan dilengkapi dengan mata pisau bubut untuk membentuk model yang diinginkan.

5) Cengkeraman mesin bubut bergerak secara mundur dan maju yang sesuai dan seimbang dengan gerakan pisau bubut ke kiri dan ke kanan saat membentuk model benda yang dinginkan.

6) Dilengkapi dengan pencengkeram yang disebut dengan chuck dan mata pahat bubut sebagai alat kerja utama.

7) Menggunakan mesin bertenaga listrik dengan daya bermacam-macam, sesuai merk, tipe dan ukuran mesinnya.

Bentuk dan Model Benda yang Bisa Dibuat dengan Mesin Mini Lathe

1) Mengecilkan lubang pada sebuah benda;

2) Menghasilkan lubang dengan ukuran tertentu;

3) Menambah ukuran lubang pada objek;

4) Penguliran kiri atau pun kanan pada objek kerja;

5) Penguliran luar dan dalam pada objek kerja;

6) Membuat rata dan halus permukaan benda objek;

Kegunaan dan Fungsi Mesin Mini Lathe

mini lathe metal

1) Meratakan tambalan bahan las pada lubang poros sebuah mesin agar diameternya rata dan sesuai. (perbengkelan)

2) Digunakan saat melakukan over size pada mesin kendaraan, yaitu saat pembuatan poros putar baru pada mesin kendaraan. (perbengkelan)

Baca juga   Cement Mixer | 4 Rekomendasi Merk, Spesifikasi, Cara Penggunaan & Struktur Alatnya

3) Digunakan untuk mengecilkan poros putar mesin baru yang terlalu besar untuk dipasang pada poros putar mesin yang lama.

4) untuk menyesuaikan kembali bagian sprocket pada mesin kendaraan yang mengalami keausan dengan cara melakukan bubut ulang ukuran lubang poros pada sprocket.

5) Membuat ukiran pada potongan kayu pada mesin bubut kayu. (pertukangan kayu)

6) Menghaluskan permukaan benda-benda furniture (pertukangan kayu);

7) Membuat bentuk potongan kayu menjadi bentuk ukiran sesuai model yang ditargetkan.

Bagian-bagian Pada Mesin Mini Lathe

1) Mesin listrik yang berperan sebagai motor penggerak utama;

2) Tali V-belt dengan fungsi sebagai penyalur daya gerak dari mesin menuju mata mesin bubut;

3) unit box roda gigi dengan peran utama sebagai pusat kendali kecepatan dan percepatan mesin bubut.

4) Chuck –disebut pula head stock- dengan fungsi utama sebagai pencengkeram kuat pada objek yang akan dibubut.

5) Bagian khusus sebagai penopang pusat poros putar yang bisa berpindah-pindah sesuai kebutuhan saat memposisikan objek yang akan dibubut –disebut pula tail stock-.

6) Penyangga mata pahat yang mampu disesuaikan dengan kebutuhan saat membubut objek;

7) Penopang utama yang berperan menjadi dudukan mesin sekaligus menyangga mata bubut;

8) Pengatur ketebalan, kedalaman, dan juga arah bubutan –disebut juga spindle unit-.

9) Tangkai handle untuk menghidupkan dan mematikan putaran mesin bubut.

Cara Menggunakan Mesin Mini Lathe

1) Baca dan pelajari formulir perkiraan dan dugaan hal-hal yang membahayakan saat menggunakan mesin.

2) Jagalah kebersihan dan kesehatan pada ruang kerja;

3) Kontrollah kondisi mesin dan bagian-bagiannya sebelum bekerja, yaitu dengan memeriksa bagian-bagian berikut:

  1. periksa putaran mesin;
  2. pastikan bahwa tombol berhenti darurat berfungsi;
  3. pastikan keamanan mata bubut;
  4. periksa tingkat kecepatan mesin saat mode otomastis;
  5. periksa bagian udara pendingin;
  6. periksa pelumasan pada roller mata bubut dan bagian lainnya.
Baca juga   Cara Menggunakan Screwdriver Set (Pengertian, Jenis & Cara Penggunaan)

4) Hindarkan semua benda yang sangat berpotensi membahayakan dari area kerja mesin;

5) Gunakan perlengkapan perlindungan diri yang terdiri atas:

  1. seragam atau baju khusus –jangan lupa masukkan ujung baju ke dalam celana- agar tidak terjadi lilitan mendadak yang berpotensi membahayakan.
  2. sepatu boot;
  3. masker;
  4. topi atau helm;
  5. kaca mata;
  6. kaos tangan.

6) Pelajari gambar model yang akan dibubut.

7) Pastikan bahwa mata bubut yang akan digunakan sesuai dengan model target.

8) Lakukan pembubutan sesuai dengan hhasil yang akan ditargetkan

9) Lakukan pengaturan mata bubut sesuai dengan kebutuhan model pekerjaan.

10) Lakukan pengamatan dan pemeriksaan hasil kerja.

11) Matikan mesin saat pembubutan selesai.

Setelah selesai menggunakan mesin mini lathe, ada beberapa hal yang mesti sobat lakukan berkaitan dengan tempat dan area kerja mesin, yaitu:

1) Lakukan pembersihan mesin dan area kerja dari sampah buangan mesin bubut.

2) Gunakan semprot angin dari kompresor –jika sobat punya- untuk membersihkan serpihan sampah mesin.

3) Pastikan bahwa semua alat kerja tersimpan kembali pada tempatnya,

4) Bersihkan seluruh alat perlindungan diri.

5) Pastikan bahwa mesin sudah dalam keadaan mati dan tidak tersambung lagi ke sumber listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *