Cement Mixer | 4 Rekomendasi Merk, Spesifikasi, Cara Penggunaan & Struktur Alatnya

articlemile.com 0
review dan spesifikasi cement mixer

Rekomendasi Merk Cement Mixer

Mesin pengaduk semen ada beberapa macam yang kami rekomendasikan, baik berdasarkan jenis maupun fungsinya. Ada yang jenisnya portable, ada juga yang sepaket dengan truck. Alat ini digunakan untuk mencampur semen atau concret agar teraduk dengan sempurna. Berikut ini adalah rekomendasi merk cement mixer, sebagai berikut:

  1. Cement Mixer Tiger GT 425 L

Mesin ini adalah mesin yang dibuat dengan struktur yang sangat kuat dan kokoh, dan sangat direkomendasikan agar memakai mesin ini dengan masin diesel Merk Tropic R175, khususnya pada varian yang memliki kekuatan 7HP. Sebab, dengan mesin diesel ini, kemampuan dan kecepatan kerja dari mesin cement mixer Tiger GT 425 L menjadi lebih maksimal.

Ketika dipasangkan dengan mesin Merk Tropik, Molen Tiger yang memiliki kemampuan untuk mencampur 425 liter material ini akan bekerja dengan besaran kecepatan putaran hingga 25 rpm, sebuah kecepatan yang sangat ideal untuk membuat campuran pasir dan semen untuk beton yang kokoh.

  1. Molen Merk Trindo TH-350 L

prinsip kerja dan cara penggunaan cement mixer

Mesin molen yang satu ini hadir dengan kapasitas 350 Liter dan dengan kecepatan putaran pengadukan hingga 32 rpm. Jika dibandingkan dengan mesin Tiger di atas, tentunya mesin molen yang satu ini lebih unggul dari segi kecepatan dan kinerjanya.

Mesin ini sangat cocok untuk semua jenis campuran beton yang digunakan untuk pondasi bangunan, plesteran, dan juga penyusunan batu bata dinding. Sangat cocok pula untuk menjaga tercampurnya semen dan pasir secara merata hingga menghasilkan lantai atau pun dinding bangunan yang kokoh

  1. Cement Mixer Tropic

Secara struktur, mesin merk ini sangat kuat dan kokoh, ia memiliki penggerak yang sudah sepaket dengannya, yaitu mesin diesel Tropic R 180, yang menghasilkan daya kerja sebesar 8 HP. Penampung pada cement mixer yang satu ini memiliki kemampuan tamping sebanyak 425 Liter.

  1. Mesin Mquip 350 L

Mesin ini memiliki kemampuan putar hingga 32 RPM, yang menyebabkan tercampurnya bahan bangunan secara cepat dan merata. Cement mixer yang satu ini sangat cocok jika  digerakkan dengan mesin diesel Tropic R 175 yang memiliki kekuatan 7 HP. Hal ini akan membuat mesin molen Mquip menampilkan performa terbaiknya.

Baca juga   5+ Nama-nama Alat Scaffolding & Jenis-jenisnya

Struktur Alat pada Bagian Cement Mixer

  1. Tabung pengaduk
  2. Gagang kemudi untuk membalikkan tabung
  3. Kerangka Mesin Mixer
  1. Kaki roda badan mixer
  2. Mesin diesel

Cara Menggunakan / Prinsip Kerja Cement mixer

Langkah 1 Cara Pakai

Pertama-tama penting untuk memastikan bahwa mixer semen diposisikan di tanah yang keras dan rata. Ini akan membantu mencegah mixer jatuh saat digunakan. Pastikan pula bahwa Anda memposisikannya dekat dengan pasokan air .

Langkah 2 Atur Penggunaan

Atur mixer sehingga drum berada pada sudut 45 derajat dengan mulut drum menghadap ke atas. Setelah itu, Anda dapat menyambungkan mesin dan menyalakannya.

Langkah 3 Jalankan Fungsi Utama

Rasio pencampuran yang benar untuk beton (semen, pasir, batu dan air) tergantung pada jenis bangunan yang akan Anda beton. Beton yang lebih keras akan membutuhkan lebih banyak semen, sementara beton dengan tekstur kasar Anda harus lebih banyak menambahkan kerikil dan batu.

Mulailah dengan menambahkan 7 liter (1,5 galon) air ke dalam drum. Anda dapat menambahkan lebih banyak atau kurang jika diperlukan, tergantung pada campuran yang diperlukan. Tambahkan sedikit pasir dan kerikil sebelum menambahkan semen untuk menghindari lengket. Anda harus selalu konsisten dengan campuran rasio bahan yang diperlukan untuk proyek yang Anda lakukan.

Selanjutnya, nyalakan mesin dan Biarkan mixer berputar selama beberapa menit (3-4 harus cukup) sebelum menambahkan seluruh bahan campuran yang akan digunakan.

Setelah pemanasan mesin dirasa cukup, Berikutnya adalah menambahkan semua bahan material yang akan dicampurkan, lalu biarkan mesin mengaduknya beberapa menit. Tambahkan air jika campuran terlalu kering. Setelah campuran Anda siap, lakukan langkah berikutnya.

Langkah 4 Siapkan Alat Tambahan

Selanjutnya siapkan gerobak dorong artco, miringkan drum perlahan untuk mengisi gerobak dorong, dan berhati-hatilah, pastikan agar campuran jatuh tepat di dalam gerobak dorong.

Baca juga   Cara Mengatur Timbangan Digital Tepat Akurat

Langkah 5 Ulangi Prosesnya

Setelah semua campuran yang ada di dalam mesin mixer dikeluarkan, Jangan pernah membiarkan mesin mixer Anda berputar dalam keadaan kering, sebab bekas campuran di dalamnya akan cepat kering dan membutuhkan waktu untuk membersihkannya dari mixer anda. Tambahkan sedikit air agar bekas campuran tersebut terbilas dengan air, lalu buang keluar mixer dengan memiringkan tabung pengaduk. Ulangi proses ini sebanyak yang Anda butuhkan.

Cara Lengkap Membersihkan Cement Mixer

Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki hal berikut:

  1. pahat
  2. Palu pneumatik atau palu karet
  3. Selang air yang mampu menyemprotkan air dengan keras.
  4. kerikil
  5. Masker pernapasan
  6. Kacamata pengaman

Langkah 1:

Untuk memulai, nyalakan mixer semen hingga mulai berputar. Secara bertahap tambahkan beberapa galon air dan campuran kerikil untuk membantu mengetuk beton yang mengeras. Untuk hasil terbaik, tambahkan air terlebih dahulu, diikuti dengan kerikil.

Langkah 2:

Saat drum Anda berputar, ketuk badan tabung pengaduk dengan palu untuk melonggarkan beton yang mengeras. Biarkan drum Anda berputar selama dua hingga tiga menit, lalu kosongkan. Setelah Anda mengosongkan semua air dan kerikil, gunakan selang semprot yang mampu menyiram dengan kencang untuk membilas bagian dalam drum. Semprotan air yang kencang dapat membersihkan tempelan keras dari dinding drum, pastikan Anda mengenakan kacamata pengaman dan masker pernapasan untuk melindungi mata dan paru-paru Anda dari debu dan puing-puing campuran.

Langkah 3:

Menggunakan pahat Anda, kikis beton yang tersisa dari drum, gunakan palu Anda jika diperlukan. Kemungkinan pembersihan pertama tidak akan mampu mengangkat semua sisa campuran beton yang terlapis ke bagian dalam drum Anda. Bersihkan sebanyak mungkin sisa campuran beton sebelum melanjutkan ke langkah pembersihan akhir.

Baca juga   Fungsi Radiator Cup Tester Dengan Tahapan Penggunaannya

Langkah 4:

Pada langkah terakhir, tambahkan beberapa ember air, nyalakan mesin agar berputar beberapa menit, lalu buang keluar dari mixer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *