Cara Kerja Laminar Air Flow Beserta Hal Tentangnya

articlemile.com 0
Cara Kerja Laminar Air Flow Beserta Hal Tentangnya

Cara kerja laminar air flow penting untuk para penggunanya ketahui. Selain itu pemberian nama Laminar Air flow karena alat tersebut meniupkan udara berjenis steril secara berkelanjutan. Udara tersebut melewati daerah kerja sehingga terbebas dari bubuk.

Selain itu tujuan udara lewat daerah kerja agar terhindar dari spora-spora yang memiliki kemungkinan jatuh dalam media dengan waktu terlaksananya penanaman. Aliran udara itu berasal dari udara ruangan yang alat tarik ke dalamnya lewat filter pertama.

Kemudian alat ini meniupkan udara keluar melalui filter yang begitu halus. Filter halus itu bernama High Efficiency Particulate Air Filter. Proses satu ini menggunakan bagian bernama blower. Terdapat 2 jenis filter yang mendukung cara kerja laminar air flow. Kedua filter tersebut antara lain Pre Filter juga HEPA filter.

Pengertian dan Cara Kerja Laminar Air Flow

fungsi laminar air flow dalam mikrobiologi

Sebelum anda mengetahui cara kerja laminar air flow, ketahui terlebih dahulu mengenai pengertian alat satu ini. LAF atau Laminar Air Flow memilik nama lain BSC yakni Biological Safety Cabinet. Merupakan alat yang memiliki gunakan agar bekerja dengan sistem aseptis.

Hal ini karena LAF memiliki pola pengaturan serta penyaring pada aliran udara. Sehingga udara menjadi steril serta aplikasi terkait sinar UV beberapa jam sebelum alat akan pengguna pakai. Dalam lab Bank Mata, LAF berguna untuk proses bernama eye ball processing.

Proses tersebut adalah melakukan pemotonga pada kornea di bola mata kemudian memasukaannya dalam medium preservasi. Pengertian lainnya yakni peralatan jenis rekayasa yang menjadi aliran udara. Tujuannya ialah mencegah keberadaan kontaminasi di dalam sampel laboratorium.

Utamanya terkait bidang farmasi, begitu banyak kita jumpai alat ini guna mensterilkan udara. Sehingga proses pengamatan tak tercampur bersama mikroba lainnya. Selain itu Laminar Air Flow merupakan meja kerja steril guna melakukan kegiatan penanaman atau inokulasi.

Baca juga   Cara Pasang Bronjong yang Benar

Adapun laminar ini menjadi alat yang berguna dalam hal pekerjaan terkait persiapan bahan tanaman, pemindahan tanamanm penanaman yang berada dari satu botol ke botol lainnya dalam kultur bernama in vitro.

Kegunaan laminar air flow sebagai ruangan dalam pengerjaan menggunakan cara eseptis. Prinsip tentang penaseptisan yakni satu ruangan berdasarkan aliran udara yang kontiminasinya dapat terminilalisr.

Sementara itu pre filter adalah salah satu jenis filter yang ada dalam laminar air flow. Pre filter menggunakan saringan pertama pada debut beserta benda yang tergolong kasar. Ukuran pori-porinya berkisar 5 mili meter.

Sehingga tingkat efisiensinya bisa mencapai 95 mili meter pada sejumlah objek yang memiliki ukuran kurang dari 5 mili meter. Jenis filter berikutnya adalah HEPA dengan pori-pori 0.3 mm sebagai pendukung cara kerja laminar air flow.

Prinsip Kerja dari Alat Laminar Air Flow

fungsi dan cara kerja laminar air flow

Bukan hanya sekedar cara kerja laminar air flow, alat tersebut juga memiliki prinsip kerja tersendiri. Prinsip kerja Laminar Air Flow cabinet yakni mengalirkan udara yang ada pada ruangan ke dalam LAF. Betuknya ialah meja steril guna melakukan penanaman mikroorganisme pada suatu media.

Kabinet LAF juga lengkap dengan bagian ultraviolet. Fungsinya ialah menghilangkan pengotor maupun mikroorganisme yang tidak pengguna inginkan. Kecepatan aliran udara yang berasal dari alat laminar air flow ialah 0.3 sampai 0.5 mili perdetik.

Tujuannya sendiri adalah melindungi produk dari adanya kontaminasi yang biasanya berasal ruangan laboratorium. Nama lain dari alat Laminar flow cabinet tersebut yakni Clean Bench. Umumnya alat tersebut memberikan perlindungan produk dari mikroorganisme selaku kontaminasi. Namun alat Laminar air flow tidak memberikan perlingungan terhadap operator.

Sampel yang pengguna pakai bukanlah berupa sampel berbahaya biologis atau yang bernama lain Biohazard. Atau berupa bahan kimia yang memiliki kemampuan bisa menguap. Selain itu terdapat 2 tipe yang ada pada alat Laminar air flow.

Baca juga   Fungsi Radiator Cup Tester Dengan Tahapan Penggunaannya

Kedua tipe tersebut mempunyai keunggulan maupun kekurangannya masing-masing. Tipe-tipe tersebut bernama horizontal serta vertical. Pada tipe laminar vertical, keunggulannya ialah tidak terjadi permasalahan saat bloking.

Hal tersebut terjadi karena objek yang pengguna teliti tidaklah begitu besar. Dengan begitu, udara jenis HEPA tidak akan langsung terkena wajah operator. Sebab alirannya berlangsung secara vertical yakni dari atas menuju bawah.

Sementara itu keunggulan dari tipe Laminar air flow horizontal adalah tergolong lebih mudah dalam hal meletakkan objek sensitive yang berada di dekat filter HEPA. Selain itu tidak terdapat embusan debu yang berasal dari atas ke arah objek secara langsung.

Di sisi lain terkadang banyak orang menyebut persamaan antara biosafety cabinet atau BSC dengan alat laminar air flow. Perlu anda ketahui, secara fungsi terdapat kemungkinan jika kedua alat tersebut nyaris mirip.

Walaupun begitu terdapat sistem flow yang membedakan keduanya. Untuk itulah pengguna harus tahu tentang cara kerja laminar air flow.

Tentang Cara Kerja Alat Laminar Air Flow

laminar air flow adalah pdf

Secara umum, cara kerja laminar air flow sediri adalah dengan langkah udara yang akan masuk terhisap oleh bagian blower udara. Adapun bagian tersebut juga hendak dalam proses masuk.  Kemudian udara melalui tahap proses penyaringan terlebih dahulu menggunakan prefilter yang terbuat dari bahan berupa polyester.

Karena itu filter tersebut memiliki fungsi dalam hal mensterilkan ruangan. Hal ini berfungsi sebagai pencegahan partikel yang mempunyai ukuran lebih besar dari 0,55 mili meter masuk ke dalamnya. Untuk itulah filter satu ini memiliki fungsi mensterilkan ruangan tersebut.

Dengan ukuran pori-pori dalam saringan berupa prefilter yakni 5 mm, membuat efisiensinya sampai mendapat 95 mm untuk tiap objek yang memiliki ukuran lebih besar 95 mm. Sementara itu pada HEPA filter standar setidaknya harus mampu menapis partikel yang berukuran maksimal 0,3 micro meter dengan jumlah sebanyak 99,97 persen.

Baca juga   Mengenal Fungsi Theodolit & Waterpass, Bagian-bagiannya serta Alat Ukur Survey

Kalau penggua membutuhkan standar kebersihan yang lebih tinggi lagi, maka akan terdapat sejumlah pilihan bagian HEPA filter. Bagian tersebut harusnya mempunyai kemampuan untuk menapis lebih baik lagi.

Bahkan bagian tersebut bisa menggunakan jenis ULPA filter. Udara yang terhembus baik vertical ataupun horizontal pada dasarnya sama saja. Semua itu akan sesuai berdasarkan kebutuhan teknisi terkait konsumen.

Selanjutnya udara yang asalnya dari ruangan terambil menggunakan bagian blower. Lalu udara tersebut akan lewat saringan pertama yakni pre filter. Berikutnya udara akan masuk dalam filter kedua yakni bernama HEPA.

Karena terdapat dua rangkap jenis penyaringan yang selektif itu membuat tak terjadi kontaminasi dalam udara.

bagian bagian laminar air flow dan fungsinya

Sementara itu terdapat orang bertanya-tanya mengapa harus memakai alat laminar air flow. Alat satu ini akan menjamin jika udara yang berada di dalam kamar sampel atau chamber. Udara tersebut sudah melalui tahap penyaringan atau filtrasi menggunakan Polyeser serta HEPA filter yang membuatnya terbebas dari kontaminasi bentuk lainnya.

Sehingga tak mengherankan jika laboratorium farmasi khususnya Lab mikrobiologi menggunakan serta memahami cara kerja laminar air flow.

Tags: